Sabtu, 17 November 2012

Artikel Bahaya Demam Berdarah



BAHAYA DEMAM BERDARAH!!
Demam berdarah lagi marak-maraknya terjadi pada saat ini karena pada saat ini Indonesia sedang mengalami musim penghujan. Terlebih negara kita termasuk negara beriklim tropis yang merupakan tempat hidup favorit bagi nyamuk. Demam berdarah merupakan penyakit yang berbahaya karena apabila kita lama atau telat untuk menanganinya bisa menyebabkan kematian. Untuk itu marilah kita cegah penyakit ini sebelum menyerang keluarga anda.
Demam berdarah atau yang lebih kita kenal penyakit DBD disebabkan oleh Nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini cara penyeberannya melalui melalui nyamuk yang menggigit seseorang yang sudah terinfeksi virus demam berdarah. Virus ini akan terbawa dalam kelenjar ludah si nyamuk. Kemudian nyamuk ini menggigit orang sehat. Bersamaan dengan terhisapnya darah dari orang yang sehat, virus demam berdarah juga berpindah ke orang tersebut dan menyebabkan orang sehat tadi terinfeksi virus demam berdarah.
Kebiasaan dari nyamuk ini adalah dia senang berada di genangan air bersih dan di daerah yang banyak pohon seperti di taman atau kebun. Genangan air pada pot bunga mungkin menjadi salah satu tempat favorit nyamuk yang dapat terlupakan oleh Anda. Virus demam berdarah menyebabkan terjadinya pendarahan pada organ tubuh penderitanya. Bintik merah yang biasa muncul pada penderita menunjukkan adanya pendarahan dalam tubuhnya. Jika sudah parah, pendarahan dapat terjadi pada organ-organ penting yang dapat menyebabkan k ematian.
      ©            Gejala Demam Berdarah
1.   Demam tinggi terus menerus. Suhu badan sekitar 39 - 40 derajat Celcius. Hal ini menyebabkan sakit kepala pada penderita.
2.  Demam tanpa disertai batuk-batuk.
3.  Sakit perut atau mual.
4.  Badan terasa pegal atau nyeri pada persendian,sakit kepala, menggigil, buang-buang air atau muntah.
5.  Muncul bintik-bintik merah, tetapi hal ini tidak selalu terjadi pada setiap kasus. Gejala ini mungkin tidak muncul jika demam yang dialami baru sebentar. Cara melihat bintik merah ini dengan tes tourniquet yaitu dengan menjepit pembuluh darah mirip seperti saat Anda hendak memeriksa tekanan darah. Setelah tahap ini, biasanya bintik merah akan terlihat.
6.  Setelah hari ketiga, biasanya demam akan turun dan penderita mungkin merasa sudah sembuh tetapi setelah itu demam dapat menyerang kembali. Pada masa ini sebaiknya berhati-hati agar tidak menganggap sudah sembuh dan tidak menjaga kesehatannya
      ©            Pemeriksaan
Pasien Demam berdarah pemerisaan dilakukan dengan melihat jumalah Trombosit. Jika trombosit menurun, biasanya < 100.000/ul, seseorang akan didiagnosis mengalami demam berdarah. Tetapi, jika demam baru satu hari belum bisa diketahui karena jumlah trombosit yang masih normal.
      ©            Pengobatan
1.      Berikan obat penurun panas atau parasetamol.
2.     Kompres agar panas tidak terlalu tinggi. Kompres sebaiknya dilakukan dengan air hangat, bukan dengan air dingin atau es
3.     Minum air putih yang banyak. Penderita DBD biasanya akan kekurangan cairan, maka air putih sangat baik untuk mereka. Air putih juga dapat membantu menurunkan panas. Selain air putih, bisa juga berikan cairan oralit untuk membantu penyembuhan.
4.     Makanan yang bergizi. Sebenarnya tidak ada pantangan makanan untuk penderita DBD. Berikan makan bergizi agar tubuh menjadi kuat dan dapat melawan virus DBD. Buah-buahan dan sayuran dapat sangat bermanfaat untuk pemulihan.
5.     Minum air daun jambu dan angkak dapat membantu menaikkan trombosit
      ©            Pencegahan
1.      Mencegah perkembangbiakan nyamuk ada di sekitar kita. Anda dapat melakukan gerakan 3M yaitu Menutup tempat penyimpanan air, Menguras bak mandi dan Mengubur barang-barang yang tidak terpakai. Larva nyamuk akan berkembang di genangan air dalam waktu sekitar seminggu. Untuk itu, perlu dicegah kemungkinan benda-benda yang merupakan tempat berkembangnya larva ini seperti pot bunga, kaleng bekas, ban bekas atau barang lainnya yang menampung genangan air, khususnya pada musim penghujan dimana tempat-tempat tersebut dapat menjadi genangan dari air hujan yang turun.
2.     Cegah agar jangan digigit nyamuk, misalnya dengan cara menggunakan lotion atau obat pengusir nyamuk.
3.     Mennggunakan bubuk Abate pada selokan dan penampungan air agar tidak menjadi tempat bersarangnya nyamuk.

  Posted By.  Prameswari PCA / Spondylilothesys

                                                                                         Kelompok 5 / Sistem persarafan
                                                                        NGUDIA HUSADA MADURA-BANGKALAN


Tidak ada komentar:

Posting Komentar