Sabtu, 17 November 2012

Artikel Kesehatan Otak



Kesehatan Otak
WHO pada tahun 1988 telah menentukan definisi dari keadaan sehat untuk seseorang, dikatakan: “Sehat bukan hanya bebas dari penyakit atau rasa cemas, melainkan suatu keadaan fisik, mental, dan social ekonomi yang sejahtera, sehingga seseorang dapat beraktivitas baik dan produktif”.
Dalam definisi ini jelas kesehatan kedudukan yang penting, karena setiap orang harus mempunyai organ otak yang baik agar dapat memberi pancaran mental yang baik serta mempunyai pola pikir yang baik, sehingga seseorang dapat beraktivitas dan produktif untuk mencapai kesejahteraan social dan ekonomi.
Secara umum selalu dikatakan keadaan sehat dapat dicapai apabila beberapa aspek yang mempengaruhi kehidupan dapat dipenuhi. Aspek-aspek itu adalah:
  • Pola pikir sehat dan positif
  • Pola hidup/makan yang seimbang
  • Tidak melupakan waktu istirahat
  • Olahraga
Secara awam sebetulnya dapat dikatakan bahwa gangguan kesehatan adalah menivestasi dari gangguan fungsi bagian tubuh kita yang berubah menyimpang dari keadaan normal. Perubahan ini disebut sebagai timbulnya suatu penyakit.
Dalam ilmu kedokteran perubahan fungsi pada organ disebabkan karena jaringan organ terkait mengalami perubahan perubahan bentuk maupun susunan jaringannya, dipakai istilah kedokteran adanya perubahan patologi pada jaringan.
Untuk perubahan patologi ini dikenal lima kelompok; artinya setiap keadaan sehat dapat digolongkan ke dalam salah satu kelompok kelainan patologi ini. Kelima kelompok ini adalah:
  1. Cacad Bawaan(Kongenital)
Sering kali penyebab kelainan ini adalah terjadinya gangguan perkembangan janin dalam masa kandungan. Ini berarti ibu yang hamil mengalami gangguan dapat mempengaruhi perkembangan janin dan terjadi cacad pada pertumbuhan jaringan janin pada waktu ibunya terganggu. Terlahirlah bayi yang telah menderita cacad bawaan.
  1. Trauma
Yang termasuk dalam kelompok ini adalah perubahan jaringan akibat rudapaksa. Umumnya dapat bersifat:
  • Kehancuran jaringan/memar
    • Patah Tulang
    • Robekan macam-macam jaringan
    • Perdarahan
    • Kematian jaringan
  1. Neoplasma
Timbulnya tumbuhan abnormal (tumor) pada jaringan tertentu; dapat bersifat jinak bila “pertumbuhan” tersebut lambat terjadi dan berbatas tegas; dikatakan ganas bila tumbuh cepat, tidak berbatas tegas, dan beranak sebar.
  1. Radang
Umumnya akibat masuknya kuman/bakteri ke dalam jaringan, sehingga terjadi kerusakan jaringan yang memberi gangguan fungsi organ.
  1. Degenerasi
Secara awam dikatakan kelompok ini mengalami kematian jaringan dapat lebih dahulu dari pada biasa, maupun sebagai ikutan dari proses penuaan. Kelainan yang tidak mengikuti proses penuaan dapat terjadi karena sebab-sebab yang berkaitan dengan kekurangan bahan yang menjamin kelangsungan hidup jaringan.
Gangguan kesehatan bergantung pada kelainan patologi yang ada. Perubahan patologi ini selain ditimbulkan oleh sebab-sebab yang telah disebutkan, juga dapat dipengaruhi oleh factor lain dari luar, seperti:
  • Gaya Hidup
Yang dimaksudkan adalah kebiasaan, budaya atau aturan-aturan dalam kelompok masyarakat terkait. Dalam kelompok ini juga termasuk kebiasaan, budaya dari profesi tertentu. Hal-hal yang membebani organ terlalu berat akan dapat menimbulkan gangguan kesehatan.
  • Pola Hidup
Pola hidup banyak berkaitan dengan cara memenuhi kewajiban kehidupan seseorang.
  1. Makan yang tidak seimbang
    • Tidak cukup protein
      • Terlalu banyak konsumsi lemak
      • Terlalu banyak makan karbohidrat
      • Tidak cukup serat dan vitamin (sayur dan buah-buahan)
      • Tidak cukup cairan
2.      Kebiasaan makan yang salah
  • Menyantap makanan yang tidak sehat (fast food yang tidak sehat)
  • Makan tidak teratur
  • Komposisi makanan yang salah
    1. Istirahat kurang
    2. Tidak cukup olahraga
  • Lingkungan
    1. Polusi
Polusi udara termasuk asap rokok yang dapat meracuni organ tubuh. Pencemaran air oleh bahan kimia maupun bakteri dan limbah industri. Gangguan suara yang tidak enak terus-menerus dapat mempengaruhi kesehatan.
  1. Cuaca
Perubahan suhu serta keadaan hujan, banjir maupun bencana alam dapat mempengaruhi kesehatan.
  1. Profesi
Suasana yang kurang baik ditempat kerja terutama bila terpapar dengan bahan kimia yang beracun seperti pabrik cat, asbes, logam berat akan dapat mempengaruhi kesehatan. Penerbang dengan perubahan tekanan udara dan perubahan gaya tarik bumi dapat mempengaruhi fungsi organ tubuh. Penyelam dengan tekanan air lebih dari satu atmosfir bukan hal yang baik.
Organ otak merupakan pusat yang mengatur fungsi hidup, dari mengatur bekerjanya organ penting tubuh sampai bagaimana mengatasi rangsang perubahan dari luar, baik badaniah maupun rohaniah. Oleh karena itu, otak merupakan komputernya badan yang harus dilindungi. Hal ini ternyata dari:
  • Otak dilindungi tulang tengkorak yang keras dan didalam rongga tengkorak otak direndam dalam cairan.
  • Otak mendapat aliran darah dari jantung sebesar aliran untuk bagian badanlin di luar otak.
  • Makanan yang bermutu (asam amino kualitas tinggi) bersama dengan zat asam (O2) dikirim ke otak.
Semua kegagalan dalam melindungi otak akan berakibat kepada gangguan fungsi otak. Otak adalah bagian tubuh yang pertama kali dibentuk pada janin. Sel telur yang baru beberapa jam/hari dibuahi akan membentuk susunan saraf pusat yang kita kenal sebagai otak.
Dengan demikian minggu-minggu pertama pertumbuhan janin dibentuk jaringan otak. Gangguan pada masa ini dapat menimbulkan cacad bawaan pada susunan saraf pusat/otak.
Fungsi Otak:
  1. Otak Besar
Didalam otak besar ini terdapat 2 belahan, didalamnya terdapat inti-inti dari semua fungsi otak, setiap titik permukaan otak/badan kelabu/gray cell merupakan inti dari fungsi hidup.Di bawah graycell terat dapdaban putih yang merupakan serabut-serabut asosiasi (penghubung rangsang) ketiga arah yaitu:
  • Yang menghubungkan sel-sel dalam satu belahan.
    • Penghubung dengan sel-sel di belahan lain.
    • Menghubungkan dengan bagian otak lain.
    • Proses komunikasi yang terjadi berjalan sangat cepat, sehingga dalam waktu pendek orang dapat bereaksi terhadap rangsang tertentu. Gangguan pada otak besar dapat mengganggu fungsi dari fungsi otak besar sehingga dapat dikatakan cacad saraf atau cacad mental.
  1. Otak Tengah dan Batang Otak
Diencephalon, Mesensephalon, dan Medulla Oblangata
Berfungsi sebagai inti dari dasar kehidupan berarti :
  • Pusat kesadaran
    • Pusat mengatur hormone
    • Pusat mengatur jantung
    • Pusat mengatur nafas
    • Pusat mengatur suhu tubuh
  1. Otak Kecil
Untuk mengatur keseimbangan
Seseorang yang terganggu bagian otak 1 dan 3 menyisakan bagian ke-2 yang berfungsi saja, maka tergambar sebagai orang yang disebut mati suri atau hidup negative.
Bagaimana sebetulnya susunan saraf pusat itu bekerja, dapat diceritakan sebagai berikut: Darah mengalir ke otak dengan membawa bahan-bahan yang dibutuhkan oleh sel otak, berupa bahan untuk aliran rangsang (disebut neurotransmitter), berasal dari bagian proteinyang disebut asam amino ditambah dengan bahan untuk tenaga berupa glukosa dan bahan untuk pembakaran berupa O2 (zat asam).
Kesemua ini di dalam menyebabkan timbulnya suatu proses dan hasil dari proses ini membuat sel otak bekerja. Hal ini dapat disamakan dengan listrik dari accu ditambah bensin dan udara masuk ke dalam piston menyebabkan mesin bekerja.
Dengan demikian jelas selain cacad bawaan/trauma/infeksi atau radang, maka gangguan aliran darah ke otak merupakan sebab utama gangguan fungsi otak. Gangguan pasokan bahan utama untuk bekerjanya sel otak sebelum diangkut oleh darah ke otak merupakan sebab kelainan otak yang sama dengan gangguan aliran darah.
Usaha kita untuk memperbaiki atau mencegah gangguan fungsi otak adalah:
  • Memperbaiki menjaga aliran darah ke otak dan peredaran darah kembali ke otak.
  • Intake bahan-bahan yang diperlukan agar otak dapat berfungsi baik dijaga cukup memadai.
  • Perlindungan terhadap gangguan lain yang dapat mempengaruhi sel otak seperti trauma atau rudapaksa dan infeksi.
    Posted By.  Hurriyah / PTIK
                                                                                             Kelompok 5 / Sistem persarafan
                                                                            NGUDIA HUSADA MADURA-BANGKALAN
     

Artikel Bahaya Demam Berdarah



BAHAYA DEMAM BERDARAH!!
Demam berdarah lagi marak-maraknya terjadi pada saat ini karena pada saat ini Indonesia sedang mengalami musim penghujan. Terlebih negara kita termasuk negara beriklim tropis yang merupakan tempat hidup favorit bagi nyamuk. Demam berdarah merupakan penyakit yang berbahaya karena apabila kita lama atau telat untuk menanganinya bisa menyebabkan kematian. Untuk itu marilah kita cegah penyakit ini sebelum menyerang keluarga anda.
Demam berdarah atau yang lebih kita kenal penyakit DBD disebabkan oleh Nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini cara penyeberannya melalui melalui nyamuk yang menggigit seseorang yang sudah terinfeksi virus demam berdarah. Virus ini akan terbawa dalam kelenjar ludah si nyamuk. Kemudian nyamuk ini menggigit orang sehat. Bersamaan dengan terhisapnya darah dari orang yang sehat, virus demam berdarah juga berpindah ke orang tersebut dan menyebabkan orang sehat tadi terinfeksi virus demam berdarah.
Kebiasaan dari nyamuk ini adalah dia senang berada di genangan air bersih dan di daerah yang banyak pohon seperti di taman atau kebun. Genangan air pada pot bunga mungkin menjadi salah satu tempat favorit nyamuk yang dapat terlupakan oleh Anda. Virus demam berdarah menyebabkan terjadinya pendarahan pada organ tubuh penderitanya. Bintik merah yang biasa muncul pada penderita menunjukkan adanya pendarahan dalam tubuhnya. Jika sudah parah, pendarahan dapat terjadi pada organ-organ penting yang dapat menyebabkan k ematian.
      ©            Gejala Demam Berdarah
1.   Demam tinggi terus menerus. Suhu badan sekitar 39 - 40 derajat Celcius. Hal ini menyebabkan sakit kepala pada penderita.
2.  Demam tanpa disertai batuk-batuk.
3.  Sakit perut atau mual.
4.  Badan terasa pegal atau nyeri pada persendian,sakit kepala, menggigil, buang-buang air atau muntah.
5.  Muncul bintik-bintik merah, tetapi hal ini tidak selalu terjadi pada setiap kasus. Gejala ini mungkin tidak muncul jika demam yang dialami baru sebentar. Cara melihat bintik merah ini dengan tes tourniquet yaitu dengan menjepit pembuluh darah mirip seperti saat Anda hendak memeriksa tekanan darah. Setelah tahap ini, biasanya bintik merah akan terlihat.
6.  Setelah hari ketiga, biasanya demam akan turun dan penderita mungkin merasa sudah sembuh tetapi setelah itu demam dapat menyerang kembali. Pada masa ini sebaiknya berhati-hati agar tidak menganggap sudah sembuh dan tidak menjaga kesehatannya
      ©            Pemeriksaan
Pasien Demam berdarah pemerisaan dilakukan dengan melihat jumalah Trombosit. Jika trombosit menurun, biasanya < 100.000/ul, seseorang akan didiagnosis mengalami demam berdarah. Tetapi, jika demam baru satu hari belum bisa diketahui karena jumlah trombosit yang masih normal.
      ©            Pengobatan
1.      Berikan obat penurun panas atau parasetamol.
2.     Kompres agar panas tidak terlalu tinggi. Kompres sebaiknya dilakukan dengan air hangat, bukan dengan air dingin atau es
3.     Minum air putih yang banyak. Penderita DBD biasanya akan kekurangan cairan, maka air putih sangat baik untuk mereka. Air putih juga dapat membantu menurunkan panas. Selain air putih, bisa juga berikan cairan oralit untuk membantu penyembuhan.
4.     Makanan yang bergizi. Sebenarnya tidak ada pantangan makanan untuk penderita DBD. Berikan makan bergizi agar tubuh menjadi kuat dan dapat melawan virus DBD. Buah-buahan dan sayuran dapat sangat bermanfaat untuk pemulihan.
5.     Minum air daun jambu dan angkak dapat membantu menaikkan trombosit
      ©            Pencegahan
1.      Mencegah perkembangbiakan nyamuk ada di sekitar kita. Anda dapat melakukan gerakan 3M yaitu Menutup tempat penyimpanan air, Menguras bak mandi dan Mengubur barang-barang yang tidak terpakai. Larva nyamuk akan berkembang di genangan air dalam waktu sekitar seminggu. Untuk itu, perlu dicegah kemungkinan benda-benda yang merupakan tempat berkembangnya larva ini seperti pot bunga, kaleng bekas, ban bekas atau barang lainnya yang menampung genangan air, khususnya pada musim penghujan dimana tempat-tempat tersebut dapat menjadi genangan dari air hujan yang turun.
2.     Cegah agar jangan digigit nyamuk, misalnya dengan cara menggunakan lotion atau obat pengusir nyamuk.
3.     Mennggunakan bubuk Abate pada selokan dan penampungan air agar tidak menjadi tempat bersarangnya nyamuk.

  Posted By.  Prameswari PCA / Spondylilothesys

                                                                                         Kelompok 5 / Sistem persarafan
                                                                        NGUDIA HUSADA MADURA-BANGKALAN


Artikel Osteomielitis



OSTEOMIELITIS
Osteomielitis adalah infeksi tulang. Infeksi tulang lebih sulit disembuhkan daripada infeksi jaringan lunak karena terbatasnya asupan darah, respons jaringan terhadap inflamasi, tingginya tekanan jaringan dan pembentukan involukrum (pembentukan tulang baru di sekeliling jaringan tulang mati). Osteomielitis dapat menjadi masalah kronis yang akan mempengaruhi kualitas hidup atau mengakibatkan kehilangan ekstremitas. (Brunner, suddarth. (2001).  Beberapa ahli memberikan defenisi terhadap osteomyelitis sebagai berkut :
-          Osteomyelitis adalah infeksi Bone marrow pada tulang-tulang panjang yang disebabkan oleh staphylococcus aureus dan kadang-kadang Haemophylus influensae (Depkes RI, 1995).
-          Osteomyelitis adalah infeksi tulang (Carpenito, 1990).
-          Osteomyelitis adalah suatu infeksi yang disebarkan oleh darah yang disebabkan oleh staphylococcus (Henderson, 1997)
-          Osteomyelitis adalah influenza Bone Marow pada tulang-tulang panjang yang disebabkan oleh staphyilococcus Aureus dan kadang-kadang haemophylus influenzae, infeksi yang hampir selalu disebabkan oleh staphylococcus aureus.
PENYEBAB
1.   ODONTOGEN.
Merupakan sumber lokal yang paling utama pada osteomyelitis. Pada rahang, meliputi :
  • Dari alveolus setelah pencabutan gigi.
  • Dari abses subperiosteal.
  • Penyakit periapikal yang disebabkan oleh keadaan patologis pulpa.
  • Penyakit periodontal yang disebabkan oleh bakteri yang memasuki gingival servix.
  • Infeksi perikoronal yang disebabkan oleh peradangan jaringan gusi yang tertembus oleh gigi yang erupsi sebagian dengan operculum yang berlangsung lama.
  • Infeksi tumor / kista odontogen.

2.   NON ODONTOGEN.
  • Infeksi hematogen-infeksi osteomyelitis. Multiple.
  • Anak-anak yang kekurangan gizi.
  • Penyakit-penyakit sistemik.
  • Alat-alat yg digunakan untuk mencabut gigi kadang-kadang dissebut sebagai sumber osteomyelitis.



KLASIFIKASI OSTEOMIELITIS
·         Dari uraian di atas maka dapat diklasifikasikan dua macam osteomielitis, yaitu:
1.      Osteomielitis Primer.
Penyebarannya secara hematogen dimana mikroorganisme berasal dari focus ditempat lain dan beredar melalui sirkulasi darah.
2.      Osteomielitis Sekunder.
Terjadi akibat penyebaran kuman dari sekitarnya akibat dari bisul, luka fraktur dan sebagainya.
·         Berdasarkan lama infeksi, osteomielitis terbagi menjadi 3, yaitu:
1.      Osteomielitis akut
Yaitu osteomielitis yang terjadi dalam 2 minggu sejak infeksi pertama atau sejak penyakit pendahulu timbul. Osteomielitis akut ini biasanya terjadi pada anak-anak dari pada orang dewasa dan biasanya terjadi sebagai komplikasi dari infeksi di dalam darah. (osteomielitis hematogen)
Osteomielitis akut terbagi menjadi 2, yaitu:
a.        Osteomielitis hematogen
Merupakan infeksi yang penyebarannya berasal dari darah. Osteomielitis hematogen akut biasanya disebabkan oleh penyebaran bakteri darah dari daerah yang jauh. Kondisi ini biasannya terjadi pada anak-anak. Lokasi yang sering terinfeksi biasa merupakan daerah yang tumbuh dengan cepat dan metafisis menyebabkan thrombosis dan nekrosis local serta pertumbuhan bakteri pada tulang itu sendiri. Osteomielitis hematogen akut mempunyai perkembangan klinis dan onset yang lambat.


b.        Osteomielitis direk
Disebabkan oleh kontak langsung dengan jaringan atau bakteri akibat trauma atau pembedahan. Osteomielitis direk adalah infeksi tulang sekunder akibat inokulasi bakteri yang menyebabkan oleh trauma, yang menyebar dari focus infeksi atau sepsis setelah prosedur pembedahan. Manifestasi klinis dari osteomielitis direk lebih terlokasasi dan melibatkan banyak jenis organisme.
 2.      Osteomielitis sub-akut
Yaitu osteomielitis yang terjadi dalam 1-2 bulan sejak infeksi pertama atau sejak penyakit pendahulu timbul.
 3.      Osteomielitis kronis
Yaitu osteomielitis yang terjadi dalam 2 bulan atau lebih sejak infeksi pertama atau sejak penyakit pendahulu timbul. Osteomielitis sub-akut dan kronis biasanya terjadi pada orang dewasa dan biasanya terjadi karena ada luka atau trauma (osteomielitis kontangiosa), misalnya osteomielitis yang terjadi pada tulang yang fraktur.
Osteomyelitis menurut penyebabnya adalah osteomyelitis biogenik yang paling sering :
1.      Staphylococcus (orang dewasa)
2.      Streplococcus (anak-anak)
3.      Pneumococcus dan Gonococcus
PEMERIKSAAN PENUNJANG
  1. Pemeriksaan darah
            Sel darah putih meningkat sampai 30.000 L gr/dl disertai peningkatan laju endap darah
  1. Pemeriksaan titer antibody – anti staphylococcus
            Pemeriksaan kultur darah untuk menentukan bakteri (50% positif) dan diikuti dengan uji   sensitivitas
  1. Pemeriksaan feses
            Pemeriksaan feses untuk kultur dilakukan apabila terdapat kecurigaan infeksi oleh bakteri             salmonella
  1. Pemeriksaan biopsy tulang
            Merupakan proses pengambilan contoh tissue tulang yang akan digunakan untuk    serangkaian tes.
  1. Pemeriksaan ultra sound
            Yaitu pemeriksaan yang dapat memperlihatkan adannya efusi pada sendi.
  1. Pemeriksaan radiologis
Pemeriksaan photo polos dalam 10 hari pertama tidak ditemukan kelainan radiologik. Setelah 2 minggu akan terlihat berupa refraksi tulang yang bersifat difus dan kerusakan tulang dan pembentukan tulang yang baru.
PEMERIKSAAN TAMBAHAN
  1. Bone scan        : dapat dilakukan pada minggu pertama
  2. MRI    : jika terdapat fokus gelap pada T1 dan fokus yang terang pada T2, maka kemungkinan besar adalah osteomielitis.
KOMPLIKASI
Dini :
1)        Kekakuan yang permanen pada persendian terdekat (jarang terjadi)
2)        Abses yang masuk ke kulit dan tidak mau sembuh sampai tulang yang mendasarinya              sembuh
3)        Atritis septik
Lanjut :
1)        Osteomielitis kronik ditandai oleh nyeri hebat rekalsitran, dan penurunan fungsi tubuh yang terkena
2)        Fraktur patologis
3)        Kontraktur sendi
4)        Gangguan pertumbuhan


                                                                          Posted By. Ayu Reisyta D.O.Z  / Meningitis
                                                                                         Kelompok 5 / Sistem persarafan
                                                                        NGUDIA HUSADA MADURA-BANGKALAN